Wednesday, May 16, 2018

Saat Ditabrak Teroris, Ipda Auzar Baru Saja Usai Salat Duha


Poker Online - Polisi yang tewas ditabrak terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu (6/5/2018), Ipda Auzar, dikenal taat beribadah.

Tadi pagi, usai apel pagi, Ipda Auzar melangkah ke musala lantai II Mapolda Riau. Dia melakukan salat duha. Usai salat, dia turun ke lantai satu ketika mendengar ribu-ribut.

Dia kemudian ke halaman. Di situ dia melihat ada sebuah Avanza putih menerobos masuk.

Empat orang keluar dari mobil, lalu menyabetkan samurai ke petugas. Dua polisi terkena sabetan. Polisi yang lain kemudian terpaksa menembak mati empat terduga teroris tersebut.

Melihat rekan-rekannya tewas, orang di atas Avanza putih itu melajukan mobilnya  ke arah pintu samping Mapolda. Dia hendak kabur, namun diadang Ipda Auzar. Dia kemudian ditabrak tanpa ampun. Ipda Auzar sempat dilarikan ke RS Bhayangkara, namun sayang, nyawanya tak terselamatkan.

Gugurnya Ipda Auzar membuat rekan-rekannya syok, tak terkecuali anggota KPID Riau Asril Darma.

Asril tak habis pikir, Auzar menjadi sasaran teroris. Padahal, Auzar juga dikenal alim dan menjadi guru mengaji di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dia dikenal sebagai orang yang taat beribadah. Dia juga guru mengaji Alquran di tempat tinggalnya,” kata Asril seperti dilansir dari Riau Online.

Selain menabrak Ipda Auzar, mobil juga menyenggol dua jurnalis yang ketika itu berada di Mapolda Riau, Rahmad, kontributor MNC TV dan Riyan, reporter TV One.

Akibat penyerangan teroris, lima orang jadi korban meninggal dunia. Perinciannya, empat teroris yang menyerang Mapolda Riau serta Ipda Auzar.

Poker Online - Sedangkan dua polisi lainnya dan dua wartawan mengalami luka-luka. Mereka sudah dibawa ke RS Bhayangkara, Jalan Kartini, yang berjarak 500 meter dari Mapolda Riau


Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive